On May 7, 1:30 am, Kali Hawa <kalih...@gmail.com> wrote: We have two prolific poets among us viz. Janab Sarwar Alam Raz and Janab Rajkumar Qais. Both have produced quality ghazals and nazms and entertained us.Here is what I think of there styles: Let us take a sample form Janab Raz’s latest offering "nah maiN SubH kaa, nah maiN shaam kaa, nah zameeN kaa hooN, nah zamaaN kaa
Ini memang agak basi. Jyllands-Posten saja sudah memuat gambar tersebut 30 September tahun lalu, tetapi efek multipliernya baru terasa di Indonesia belakangan. Agak beralasan memang, mengingat gambar tersebut juga dimuat ulang di berbagai media hampir di seluruh belahan dunia, tetapi dalam rentang waktu yang tidak bersamaan. Tentu saja komunitas muslim dunia kemudian dibuat berang atas tindakan
secara praktek adw menyatakan bahwa kalo dia yang macarin wanita, dan setelah adw mengerjai wanita itu lalu ditinggalkan begitu saja, dan ini bukanlah hanya adw, tapi semua laki laki muslim be "Adrian Dharma Wijaya (Adri)" <adriandw@centrin.net.id> wrote in message news:55ic75F257akqU1@mid.individual.net... dalam berpacaran, perempuan harus menolak sama sekali sentuhan laki-laki, sentuhan
secara praktek adw menyatakan bahwa kalo dia yang macarin wanita, dan setelah adw mengerjai wanita itu lalu ditinggalkan begitu saja, dan ini bukanlah hanya adw, tapi semua laki laki muslim be "Adrian Dharma Wijaya (Adri)" <adriandw@centrin.net.id> wrote in message news:55ic75F257akqU1@mid.individual.net... dalam berpacaran, perempuan harus menolak sama sekali sentuhan laki-laki, sentuhan
Tulisan adalah cermin dari tingkat kecerdasan penulisnya. Anda menulis asal tuduh, asal tulis, dan tanpa dasar. Saya hanya kasihan sama sikap dan mental anda, ingin ceramah, tetapi malah marah-marah. Begitukah ajaran kasih dan damai. Ketahuilah pengetahuan anda tentang agama anda sendiri masih sangat dangkal, apalagi tentang agama Islam, pengetahuan anda sangat sedikit dan itupun banyak salahnya